dulu aku yang mencari
dulu aku yang memilih
dulu aku yang menyusun
kususun kayu-kayu itu, ranting-ranting itu
kubentuk sebuah perapian, untuk hangatnya jiwaku
yang kurasa sepi kala itu
kubenarkan posisi dudukku
kuletakkan kedua sandal sebagai alas dudukku
menemani celana bututku agar tak tampak semakin usang
kutata kayu itu, kutunggui di tepi perapian
kala itu, ku hanya ingin apiku menyala
terang-benderang lenyapkan kegelapan malam
kutunggui, kuamati dengan seksama
api itu mulai ada
secuil api mulai menentramkan batinku
hingga api itu menjalar, cukup hebat!
aku terpana, terperangah beberapa saat
yaa. . .aku bahagia dengan apa yang kupunya
lalu di mana kayu-kayuku? ranting-rantingku?
mana semua yang kupunya dulu?
kukerahkan semua tenagaku
dan ternyata mereka hilang tersantap bara apiku



0 comments: